Mahasiswi Sejarah Universitas Indonesia
PENDAHULUAN
Sebuah kerajaan yang berdiri pada masa Indonesia masa awal telah memiliki hierarki yang cukup baik, seperti struktur pemerintahan yang turun temurun, struktur ekonomi, tatanegara kerajaan, bahkan birokrasi yang rumit pun telah ada. Akan tetapi hal itu sulit untuk diungkapkan dalam bahasa yang menarik, ditambah lagi sulitnya memahami bahasa-bahasa yang ada dalam prasasti-prasasti yang menyimpan banyak cerita mengenai kehidupan zaman kerajaan pada abad-abad awal, kerajaan Majapahit salah satunya.
Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan kuno yang cukup banyak diulas mengenai kehidupan kerajaannya, baik struktur pemerintahan, raja-raja yang pernah berkuasa, maupun kehidupan masyarakatnya. Dari sumber-sumber yang telah ditemukan dan dipelajari oleh para ahli di dapat sebuah kesimpulan awal bahwa kerajaan Majapahit memiliki kekuasaan yang bersifat teritorial dan disentralisasi. Hal ini tergambar dari cerita yang terungkap umumnya berkisar pada masa keemasan Majapahit, sehingga tergambar bahwa kehidupan kerajaan Majapahit tak banyak berubah dari pemerintahan raja yang satu dengan raja berikutnya.
Pada makalah ini akan dibahas mengenai sistem birokrasi kerajaan Majapahit, terutama sistem birokrasi pada masa pemerintahan raja Hayam Wuruk. Pada masa pemerintahan raja Hayam Wuruk, kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya dan pada masa ini juga sistem pemerintahan kerajaan Majapahit mengalami pembaharuan. Sistem birokrasi dalam sebuah kerajaan mempunyai peranan penting, karena mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan jalannya pemerintahan kerajaan seperti pergantian raja maupun pengangkatan aparatur kerajaan.
Kerajaan Majapahit dapat dikatakan sudah memiliki sistem birokrasi yang lengkap yang mencakup segala macam wewenang dan tugas dari aparatur pemerintahan. Berikut ini akan dibahas mengenai sistem birokrasi kerajaan Majapahit.


