Kali ini, saya akan berbicara tentang hiburan. Ya, bicara tentang hiburan. Tak bisa dipungkiri bahwa hiburan memang tidak pernah lepas dari kehidupan kita sehari-hari.
Memang sih, selama ini hiburan seringkali diartikan secara sempit, seperti nonton film atau nonton konser. Tapi sebenarnya, perlu dipahami bahwa arti hiburan itu sendiri sebetulnya luas lho. Misalnya nih: Anda datang ke bioskop untuk menonton film, itu sudah termasuk hiburan. Anda mendengar musik di radio tape Anda di rumah, itu
Arsip Tag: anggaran
Anggaran Uang Receh
Kalau saya anggap bahwa sebagian besar dari Anda pada saat ini masih mencicil rumah, maka sangat mungkin sekali bahwa cicilan rumah yang Anda bayar menghabiskan sekitar 30 persen dari penghasilan keluarga Anda.
Bila Anda membaca tulisan di sebelumnya, Ayo Menabung, bahwa Anda sebaiknya menabung sebelum membayar biaya hidup Anda, maka sangat mungkin pula Anda sekarang mulai melakukannya. Apa yang Anda tabung? Mungkin saja untuk pendidikan anak Anda kelak. Apakah mungkin Anda menabung sekitar 15
Anggaran Pengeluaran untuk Sumbangan
Buat Anda yang beragama Islam, apakah Anda setiap Idul Adha melakukan qurban? Jika ya, berarti Anda sudah melakukan hal yang tepat. Nah, yang jadi masalah, seringkali kita tidak sadar atau bahkan lupa kalau minggu depan, atau bulan depan, prinsipnya dalam waktu yang tidak lama lagi, kita harus menyumbang atau mengambil sebagian dari harta kita untuk disumbangkan. Padahal jangan lupa, sepanjang kita hidup, sumbangan yang berkaitan dengan agama yang kita anut, apapun bentuknya, entah itu
Mencari Penghasilan Tambahan
Kenapa sih Anda perlu penghasilan tambahan? Seperti yang pernah saya katakan sebelumnya, bahwa salah satu kunci kesejahteraan keuangan dalam keluarga sebetulnya bukanlah di seberapa besar jumlah penghasilan Anda, tapi bagaimana Anda mengelola penghasilan tersebut. Berapapun besarnya penghasilan dalam keluarga Anda, kalau Anda tidak bisa mengelolanya dengan baik, maka kesejahteraan tidak akan bisa Anda raih.
Namun demikian, apakah Anda sebaiknya tidak usah menambah penghasilan dalam keluarga
Bijak dalam Pengeluaran (4)
Seperti yang saya janjikan, dalam edisi kali ini saya akan membahas tentang pos pengeluaran ke-4 dalam keluarga yang harus diwaspadai. Pos ini adalah barang elektronik.
Kalau bicara tentang barang elektronik, Anda mungkin menganggap itu cuma masalah kaum suami. Memang, bagi para cowok, masuk ke toko barang elektronik mungkin bisa dibandingkan dengan perempuan yang masuk ke toko baju. Wuh… asyik sekali. Saya sendiri juga begitu.
Namun jangan salah, wanita pun sebetulnya juga menyenangi
Bijak dalam Pengeluaran (3)
Pada dua tulisan sebelumnya, Bijak dalam Pengeluaran (1) dan (2) kita sudah membahas tentang dua pos pengeluaran yang jumlahnya bisa membengkak apabila tidak diwaspadai. Pertama adalah telepon, listrik, air. Kedua adalah hadiah dan sumbangan. Sekarang, kita akan membahas pos ketiga, yakni busana & aksesori.
Yang dimaksud busana & aksesori adalah pakaian yang kita kenakan setiap hari berserta segala pelengkapnya, seperti tas, sepatu, sabuk, dan segala macam perhiasan yang melekat di
Bijak dalam Pengeluaran (2)
Pada tulisan sebelumnya, Bijak dalam Pengeluaran, kita sudah membahas tentang pos pertama yang bisa membuat pengeluaran Anda membengkak kalau Anda tidak hati-hati. Mereka adalah telepon, listrik, dan air. Sekarang, kita akan membahas tentang pos pengeluaran kedua yang juga harus Anda waspadai karena sering membengkak tanpa kita sadari, yakni pos hadiah dan sumbangan.
Coba Anda ingat-ingat, dalam sebulan terakhir ini berapa kali Anda diundang datang ke suatu acara hajatan? Satu kali? Tiga kali?
Bijak dalam Pengeluaran
Setiap keluarga yang bijak memiliki kecermatan dalam anggaran pengeluaran rumah tangganya. Salah satu bentuk kecermatan dalam pengeluaran adalah meningkatkan kewaspadaan pada empat pos pengeluaran keluarga yang punya kecenderungan membengkak. Sebagian di antaranya mungkin sudah pernah kita bahas. Meski demikian, tidak ada salahnya kita ingat kembali dalam menghadapi masa kini ketika harga-harga pokok barang tidak menentu.
Keempat pos pengeluaran itu adalah:
Telepon, Listrik dan