Program Beasiswa Bidik Misi 2010


PROGRAM BEASISWA BIDIK MISI

BEASISWA PENDIDIKAN BAGI CALON MAHASISWA BERPRESTASI DARI KELUARGA KURANG MAMPU

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DIREKTORAT KELEMBAGAAN TAHUN 2010

Sumber : http://kelembagaan.dikti.go.id/

KATA PENGANTAR

Tiap-tiap warga Negara berhak mendapatkan pengajaran. Hak setiap warga Negara tersebut telah dicantumkan dalam Pasal 31 (1) Undang-Undang Dasar 1945. Berdasarkan pasal tersebut, maka Pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi, dan masyarakat berkewajiban memberikan dukungan sumber daya dalam penyelenggaraan pendidikan. Untuk menyelenggarakan pendidikan yang bermutu diperlukan biaya yang cukup besar. Oleh karena itu bagi setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan biaya pendidikan bagi mereka yang orang tuanya kurang mampu membiayai pendidikannya, dan berhak mendapatkan beasiswa bagi mereka yang berprestasi.

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional pada tahun 2010 meluncurkan program Beasiswa Bidik Misi untuk memberikan beasiswa dan biaya pendidikan kepada 20.000 mahasiswa dan atau calon mahasiswa dari keluarga yang secara ekonomi kurang mampu dan berprestasi, baik di bidang akademik/kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstrakurikuler.

Program ini sangat penting untuk memutus mata rantai kemiskinan dengan cara elegan, sehingga dimasukkan sebagai program kerja 100 hari dalam Kabinet Indonesia Bersatu II.

Agar program penyaluran beasiswa Bidik Misi dapat dilaksanakan sesuai dengan prinsip 3T, yaitu: Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, dan Tepat Waktu, maka diharapkan para pimpinan perguruan tinggi dalam melakukan sosialisasi, seleksi, dan penyaluran Beasiswa Bidik Misi mengacu pada pedoman ini.

Penerbitan pedoman program beasiswa Bidik Misi ini diharapkan dapat memudahkan bagi perguruan tinggi penyelenggara agar penyaluran beasiswa kepada mahasiswa dapat tercapai sesuai dengan harapan kita semua. Selain itu pedoman ini diharapkan juga dapat memudahkan bagi para calon mahasiswa atau mahasiswa yang akan mengusulkan sebagai calon penerima beasiswa, dan memudahkan bagi mahasiswa yang telah ditetapkan sebagai penerima beasiswa untuk mendapatkan haknya.

Dengan terbitnya buku ini, proses penyaluran beasiswa kepada mahasiswa diharapkan akan berjalan dengan lebih baik, dan mahasiswa dapat menyelesaikan studinya dengan lancar, berprestasi tepat waktu yang akhirnya dapat ikut andil dalam meneruskan perjuangan bangsa menuju pembangunan Indonesia sejahtera.

Akhirnya kami mengucapkan penghargaan dan terima kasih kepada tim penyusun pedoman ini dan semua pihak yang telah membantu dalam mewujudkan buku pedoman Program Beasiswa Bidik Misi ini.

I. PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Peningkatan pemerataan akses ke perguruan tinggi jenjang pendidikan menengah yang terdiri atas lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat sampai saat ini masih merupakan masalah di negara kita. Banyak lulusan jenjang pendidikan menengah yang berprestasi dan merupakan calon mahasiswa yang potensial tidak dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi karena berasal dari keluarga kurang mampu. Selain itu peningkatan akses informasi terhadap sumber pendanaan masih sangat terbatas. Upaya yang dapat dilakukan antara lain dengan menyusun database siswa jenjang pendidikan menengah yang cerdas dan kurang mampu serta memfasilitasi dan atau menyediakan beasiswa dan biaya pendidikan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab V pasal 12 (1.c), menyebutkan bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan beasiswa bagi yang berprestasi yang orang tuanya kurang mampu membiayai pendidikannya. Pasal 12 (1.d), menyebutkan bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan biaya pendidikan bagi mereka yang orang tuanya kurang mampu membiayai pendidikannya.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 48 tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, Bagian Kelima, Pasal 27 ayat (1), menyebutkan bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah sesuai kewenangannya memberi bantuan biaya pendidikan atau beasiswa kepada peserta didik yang orang tua atau walinya kurang mampu membiayai pendidikannya. Pasal 27 ayat (2), menyebutkan bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya dapat memberi beasiswa kepada peserta didik yang berprestasi.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan, Bab VI, Pasal 46 ayat (2), menyebutkan bahwa Badan Hukum Pendidikan wajib mengalokasikan beasiswa atau bantuan biaya pendidikan bagi peserta didik Warga Negara Indonesia yang kurang mampu secara ekonomi dan atau peserta didik yang memiliki potensi akademik tinggi paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah seluruh peserta didik.

Berbagai macam beasiswa oleh pemerintah, misalnya PPA, BBM, PPE, dan BMU, telah diberikan kepada mahasiswa. Akan tetapi jumlah dana yang diberikan masih belum dapat memenuhi kebutuhan biaya pendidikan dan biaya hidup mahasiswa, sehingga belum menjamin keberlangsungan studi mahasiswa hingga selesai.

Mengacu pada Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah tersebut serta kenyataan tentang program beasiswa sebagaimana tersebut di atas, maka Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi – Departemen Pendidikan Nasional mulai tahun 2010 memberikan beasiswa dan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi dan berprestasi yang disebut Beasiswa BIDIK MISI.

B. DASAR

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;

2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan;

3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan;

4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 tahun 1999 tentang Perguruan Tinggi Negeri;

5. Program Kabinet Indonesia Bersatu II tahun 2009-2014.

C. MISI

1. Menghidupkan harapan bagi masyarakat kurang mampu untuk terus menempuh sampai ke jenjang pendidikan tinggi;

2. Menghasilkan sumber daya insani yang mampu berperan dalam memutus rantai kemiskinan.

D. TUJUAN

1. Meningkatkan motivasi belajar dan prestasi calon mahasiswa, khususnya mereka yang menghadapi kendala ekonomi;

2. Meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi rakyat Indonesia yang berpotensi akademik tinggi dan kurang mampu secara ekonomi;

3. Menjamin keberlangsungan studi mahasiswa sampai selesai;

4. Meningkatkan prestasi mahasiswa, baik pada bidang akademik/kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler;

5. Menimbulkan dampak iring bagi mahasiswa dan calon mahasiswa lain untuk selalu meningkatkan prestasi;

6. Melahirkan lulusan yang mandiri, produktif dan memiliki kepedulian sosial, sehingga mampu berperan dalam upaya pengentasan kemiskinan.

II. KETENTUAN UMUM

A. SASARAN

Lulusan jenjang pendidikan menengah yang terdiri atas lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat tahun 2010 yang berprestasi dan orang tua/wali-nya kurang mampu secara ekonomi.

B. JANGKA WAKTU PEMBERIAN BEASISWA

Beasiswa diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III dengan ketentuan penerima beasiswa berstatus mahasiswa aktif.

C. PENYELENGGARA

Penyelenggara program beasiswa BIDIK MISI adalah perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi BHMN terpilih di bawah Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama.

D. DANA BEASISWA

Dana beasiswa dan biaya pendidikan yang diberikan adalah sebesar Rp 5.000.000 (lima juta rupiah) per mahasiswa per semester yang diprioritaskan untuk biaya hidup.


III. KETENTUAN KHUSUS

A. PERSYARATAN

Persyaratan untuk mendaftar program beasiswa BIDIK MISI tahun 2010 adalah:

1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang dijadwalkan lulus pada tahun 2010;

2. Berprestasi dan orang tua/wali-nya kurang mampu secara ekonomi;

3. Calon penerima beasiswa mempunyai prestasi akademik/ kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler yang diketahui oleh Kepala Sekolah/ Pimpinan Unit Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Kabupaten/Kota. Adapun prestasi akademik/kurikuler yang dimaksud adalah peringkat 25 persen terbaik di kelas, sedangkan prestasi pada kegiatan ko-kurikuler dan/atau ekstrakurikuler minimal peringkat ke-3 di tingkat Kabupaten/Kota dan harus sesuai dengan program studi yang dipilih.

B. KUOTA

1. Banyaknya penerima beasiswa pada tahun anggaran 2010 adalah 20.000 orang;

2. Jumlah tersebut didistribusikan kepada perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi BHMN di bawah Depdiknas yang ditentukan oleh Depdiknas dan di perguruan tinggi negeri di bawah Depag yang ditentukan oleh Depag;

3. Kuota beasiswa yang ditetapkan untuk setiap perguruan tinggi terpilih disesuaikan dengan jumlah mahasiswa baru yang diterima setiap tahunnya dan/atau jumlah total mahasiswa di perguruan tinggi tersebut serta pertimbangan lainnya.

C. PENGGUNAAN DANA BEASISWA

1. Besarnya dana biaya hidup setiap penerima beasiswa adalah sebesar Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah) sampai dengan Rp 700.000 (tujuh ratus ribu rupiah) per bulan tergantung pada indeks harga kemahalan daerah lokasi perguruan tinggi terpilih.

2. Besarnya bantuan biaya pendidikan yang dialokasikan kepada setiap penerima beasiswa adalah sebesar Rp 800.000 (delapan ratus ribu rupiah) sampai dengan Rp 2.000.000 (dua juta rupiah) per semester.

3. Apabila biaya pendidikan di suatu perguruan tinggi terpilih ternyata lebih tinggi dari dana yang tersedia, maka perguruan tinggi terpilih tersebut wajib memberikan bantuan biaya pendidikan sepenuhnya kepada penerima beasiswa.

4. Apabila terdapat kelebihan dana pendidikan pada suatu perguruan tinggi terpilih, maka perguruan tinggi terpilih tersebut dapat menggunakan untuk:

a. biaya pelaksanaan tes/seleksi penerimaan (administrasi, transportasi, dan akomodasi);

b. biaya buku, pelatihan mahasiswa yang bersangkutan, dan sebagainya.

c. Semua penggunaan dana harus dilaporkan ke Ditjen Dikti.

D. PENYALURAN DANA

1. Beasiswa dibayarkan setiap semester berdasarkan kontrak yang telah ditandatangani oleh perguruan tinggi terpilih dengan Ditjen Dikti;

2. Pimpinan perguruan tinggi penyelenggara memberikan dana biaya hidup kepada mahasiswa dengan perhitungan per bulan;

3. Penyaluran beasiswa dari perguruan tinggi penyelenggara kepada mahasiswa penerima melalui rekening mahasiswa atau dibayarkan melalui bank;

4. Penyaluran biaya pendidikan diatur oleh perguruan tinggi penyelenggara sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

5. Dana beasiswa tidak boleh dipotong untuk kepentingan apapun.

IV. MEKANISME PEREKRUTAN

A. PERSIAPAN PENDAFTARAN

Departemen Pendidikan Nasional mengeluarkan pengumuman melalui media massa, institusi pemerintah daerah (dinas pendidikan propinsi dan kabupaten/kota) dan institusi pendidikan tinggi serta pendidikan menengah (SMA, SMK, MA, MAK atau bentuk lain yang sederajat) untuk memberikan informasi kepada publik adanya program beasiswa ini.

Kepala Sekolah/Pimpinan Unit Dikmas mengkoordinasikan seluruh proses pendaftaran di setiap sekolah dan mengirimkan berkas yang telah memenuhi persyaratan ke perguruan tinggi terpilih yang dituju.

B. TATA CARA PENDAFTARAN

1. Calon mahasiswa memilih program pendidikan Diploma III, Diploma IV dan Sarjana pada perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi BHMN terpilih;

2. Berhubung jadwal pendaftaran calon mahasiswa baru di perguruan tinggi penyelenggara tidak bersamaan, maka setiap calon mahasiswa diharuskan memperhatikan jadwal pendaftaran di setiap perguruan tinggi yang dipilih;

3. Setiap calon mahasiswa dapat memilih maksimal dua program studi, baik dalam satu perguruan tinggi atau di dua perguruan tinggi yang berbeda.

4. Kepala Sekolah/Pimpinan Unit Dikmas dari siswa yang memenuhi persyaratan melakukan pendaftaran secara kolektif, untuk siswa/peserta didik yang menjadi tanggung jawabnya, kepada Rektor/Ketua/Direktur atau pimpinan perguruan tinggi penyelenggara yang dituju dengan melampirkan berkas sebagai berikut:

  1. Berkas-berkas yang dilengkapi oleh siswa

1) Formulir pendaftaran yang telah diisi oleh siswa yang bersangkutan dan dilengkapi dengan pasfoto ukuran 3×4 sebanyak 3 (tiga) lembar. Formulir pendaftaran dapat diunduh di alamat www.dikti.go.id dan/atau www.kelembagaan.dikti.go.id atau difotokopi dari panduan program beasiswa BIDIK MISI yang tersedia;

2) Fotokopi Kartu Tanda Siswa (KTS) atau yang sejenis sebagai bukti siswa aktif;

3) Fotokopi rapor semester 1 s/d 5 disertai surat keterangan tentang peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang keilmuan/akademik yang disahkan (legalisasi) oleh kepala sekolah/ pimpinan unit Dikmas;

4) Fotokopi Kartu Keluarga Miskin. Bagi keluarga yang tidak memiliki kartu Keluarga Miskin, harus menyertakan Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh kepala desa/kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;

5) Fotokopi Kartu Keluarga;

6) Jika diperlukan dapat menyertakan bukti pendukung lain seperti fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB dari orang tua/wali-nya.

  1. Berkas yang dilengkapi oleh Sekolah/Unit Dikmas

1) Rekomendasi dari Kepala Sekolah/Pimpinan Unit Dikmas yang memberikan keterangan bahwa pendaftar adalah siswa berprestasi yang orang tua/wali-nya kurang mampu;

2) Daftar nama pelamar ke perguruan tinggi penyelenggara yang dituju.

C. SELEKSI

1. Perguruan tinggi penyelenggara menyeleksi usulan calon penerima beasiswa BIDIK MISI sesuai persyaratan;

2. Seleksi ditentukan oleh masing-masing perguruan tinggi penyelenggara dengan memprioritaskan calon yang paling tidak mampu, calon yang mempunyai prestasi paling tinggi, dan memperhatikan asal daerah calon;

3. Apabila diperlukan seleksi yang memerlukan kehadiran fisik pendaftar, maka seluruh biaya untuk mengikuti proses seleksi termasuk biaya transportasi dan akomodasi ditanggung oleh perguruan tinggi terpilih yang bersangkutan;

4. Hasil seleksi ditetapkan oleh Rektor/Ketua/ Direktur atau yang diberi wewenang untuk itu setelah melalui proses verifikasi.

D. PENETAPAN

1. Setiap perguruan tinggi penyelenggara harus melaporkan data hasil seleksi/perankingan semua pendaftar ke Direktorat Kelembagaan Ditjen Dikti sebagai bahan verifikasi;

2. Dalam verifikasi bersama yang dikoordinasi oleh Direktorat Kelembagaan Ditjen Dikti dilakukan penetapan penerimaan. Seorang calon hanya diterima di satu program studi pada perguruan tinggi tertentu.

3. Apabila calon penerima beasiswa yang diterima di suatu perguruan tinggi penyelenggara tertentu kurang dari kuota yang telah ditetapkan, maka Ditjen Dikti dapat mengalokasikan sisa kuota tersebut ke perguruan tinggi penyelenggara yang lain;

4. Pengumuman penerimaan calon mahasiswa dilakukan oleh masing-masing perguruan tinggi penyelenggara.

E. PENGHENTIAN BEASISWA

Pemberian beasiswa dihentikan apabila mahasiswa penerima beasiswa:

1. Terbukti memberikan keterangan yang tidak benar atau melakukan pelanggaran administratif pada berkas yang disampaikan;

2. Tidak memenuhi persyaratan akademik yang ditetapkan oleh perguruan tinggi penyelenggara;

3. Melakukan pelanggaran terhadap tata tertib kehidupan kampus dan peraturan lain yang berlaku di perguruan tinggi penyelenggara;

4. Mengundurkan diri;

5. Meninggal dunia.

V. MONITORING DAN EVALUASI

Monitoring dan evaluasi dilakukan dalam bentuk evaluasi eksternal dan internal.

A. MONITORING DAN EVALUASI EKSTERNAL

Monitoring dan evaluasi eksternal terhadap penyelenggaraan program akan dilakukan oleh Tim yang dibentuk oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Monitoring dan evaluasi dilakukan terhadap penyelenggaraan program beasiswa BIDIK MISI, antara lain:

1. Prestasi akademik mahasiswa penerima beasiswa;

2. Penyaluran dana beasiswa;

3. Jumlah mahasiswa penerima beasiswa.

B. MONITORING DAN EVALUASI INTERNAL

Secara internal perguruan tinggi penyelenggara dapat melengkapi panduan sebagai acuan dalam penyelenggaraan program serta sistem monitoring dan evaluasinya. Hasil monitoring dan evaluasi internal dituangkan dalam Laporan Program dan Keuangan yang disampaikan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

1. Pelaporan Program

Pelaporan program berprinsip pada 3-T (Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, dan Tepat Waktu).

a. Tepat Sasaran; artinya beasiswa telah disalurkan kepada mahasiswa yang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan dalam pedoman dengan menyebutkan jumlah mahasiswa.

b. Tepat Jumlah; artinya jumlah mahasiswa penerima beasiswa harus sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan. Apabila jumlah mahasiswa penerima beasiswa kurang dari yang telah ditetapkan, maka perguruan tinggi wajib melaporkan ke Ditjen Dikti

c. Tepat Waktu; artinya beasiswa telah disalurkan kepada mahasiswa sesuai dengan waktu sebagaimana diatur dalam mekanisme penyaluran dana.

2. Pelaporan Keuangan

Laporan keuangan melampirkan bukti pembayaran dana biaya hidup kepada mahasiswa, dan keperluan lain yang dikeluarkan perguruan tinggi penyelenggara untuk keperluan studi mahasiswa penerima beasiswa.

3. Pengiriman Laporan

Laporan berupa soft copy (CD) dikirim ke:

Direktur Kelembagaan

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi

Kompleks Depdiknas Gedung D Lt. 6

Jalan Jenderal Soedirman, Pintu I Senayan

Jakarta 10270

Dokumen dapat diunduh disini

Keterangan:

Nama program studi yang ditawarkan masing-masing perguruan tinggi penyelenggara tersebut di atas dapat dilihat pada:

§ Buku panduan SNMPTN tahun 2009, atau

§ Website perguruan tinggi masing-masing, atau

§ Website: www.evaluasi.or.id

LAMPIRAN

DAFTAR PERGURUAN TINGGI PENYELENGGARA PROGRAM BEASISWA BIDIK MISI TAHUN 2010

1. Di bawah Pembinaan Departemen Pendidikan Nasional

No


Perguruan Tinggi


Kuota


1 Institut Pertanian Bogor 500
2 Institut Seni Indonesia Denpasar 20
3 Institut Seni Indonesia Surakarta 20
4 Institut Seni Indonesia Yogyakarta 20
5 Institut Teknologi Bandung 450
6 Institut Teknologi Sepuluh November 450
7 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 100
8 Politeknik Manufaktur Bandung 75
9 Politeknik Negeri Ambon 30
10 Politeknik Negeri Bali 30
11 Politeknik Negeri Bandung 75
12 Politeknik Negeri Banjarmasin 50
13 Politeknik Negeri Jakarta 75
14 Politeknik Negeri Jember 20
15 Politeknik Negeri Kupang 20
16 Politeknik Negeri Lampung 20
17 Politeknik Negeri Lhokseumawe 30
18 Politeknik Negeri Malang 75
19 Politeknik Negeri Manado 40
20 Politeknik Negeri Medan 70
21 Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta 10
22 Politeknik Negeri Padang 75
23 Politeknik Pertanian Negeri Pangkep 15
24 Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh 15
25 Politeknik Negeri Pontianak 50
26 Politeknik Negeri Samarinda 50
27 Politeknik Negeri Semarang 50
28 Politeknik Negeri Sriwijaya 75
29 Politeknik Perikanan Negeri Tual 10
30 Politeknik Negeri Ujung Pandang 50
31 Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya 50
32 Politeknik Pertanian Negeri Kupang 20
33 Politeknik Pertanian Negeri Samarinda 20
34 Sekolah Tinggi Seni Indonesia Bandung 20
35 Sekolah Tinggi Seni Indonesia Padang Panjang 20
36 Universitas Airlangga 500
37 Universitas Andalas 500
38 Universitas Bengkulu 150
39 Universitas Brawijaya 500
40 Universitas Cenderawasih 125
41 Universitas Diponegoro 500
42 Universitas Gadjah Mada 500
43 Universitas Haluoleo 150
44 Universitas Hasanudin 500
45 Universitas Indonesia 500
46 Universitas Jambi 300
47 Universitas Jember 300
48 Universitas Jenderal Soedirman 300
49 Universitas Khairun 50
50 Universitas Lambung Mangkurat 300
51 Universitas Lampung 300
52 Universitas Malikussaleh 50
53 Universitas Mataram 150
54 Universitas Mulawarman 300
55 Universitas Negeri Gorontalo 300
56 Universitas Negeri Jakarta 450
57 Universitas Negeri Makassar 350
58 Universitas Negeri Malang 450
59 Universitas Negeri Manado 300
60 Universitas Negeri Medan 500
61 Universitas Negeri Padang 500
62 Universitas Negeri Papua 75
63 Universitas Negeri Semarang 400
64 Universitas Negeri Surabaya 400
65 Universitas Negeri Yogyakarta 400
66 Universitas Nusacendana 100
67 Universitas Padjadjaran 500
68 Universitas Palangka Raya 250
69 Universitas Pattimura 250
70 Universitas Pendidikan Ganesha 250
71 Universitas Pendidikan Indonesia 450
72 Universitas Riau 300
73 Universitas Sam Ratulangi 300
74 Universitas Sebelas Maret 400
75 Universitas Sriwijaya 400
76 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa 100
77 Univeristas Sumatera Utara 500
78 Universitas Syiah Kuala 400
79 Universitas Tadulako 250
80 Universitas Tanjungpura 300
81 Universitas Trunojoyo 100
82


Universitas Udayana


350


Jumlah 18.000
About these ads

42 comments on “Program Beasiswa Bidik Misi 2010

  1. assalamualikum
    kalau ang beasiswa bidik misi untuk tahun 2011 bagaimana?
    apa sudah ada?
    kalau tidak mempuyai prestasi api nilai rapot lumayan bagus apa masih bisa mendapatkan bidik misi?

  2. Assalamulaikum……….
    pak mau nanya. kalau seandainya dana beasiswa tidak diberikan kepada mahasiswa yang masuk jalur bidik misi tidak dicairkan dari perguruan tinggi, gmana?

  3. Saya mau tanya.. Bgaimana jka dlm 1 atau 2 smster mahasiswa/i yg kmudian bralih jursn mungkin krna tdak cocok. Apakh beasiswa msih bsa d dpt. Trima ksih

  4. Saya siswa SMK N 1 Batanghari,Jambi.susah banget mta support dr skul.pdhl cm mta surat rekomendasi kepsek.ku gk jd kul deh. . .Gmn jdnya pak?pdhl saya juara 1 lomba debat B.Inggris ditingkat kabupaten dan juara 3 di provinsi.saya juga jd jubir dan juara 1 lomba cerdas cermat SMK di tingkat provinsi Jambi.APAKAH TIDAK ADA APRESIASI UTK SISWA BERPRESTASI YG TDK MAMPU?APAKAH SEKOLAH HANYA PEDULI SAAT TERTENTU?Semoga ada org berhati mulia yg mau membantuku. . .jika ada hub aku di 085265436523 ato email dan fb ade_putri_elsa@yahoo.com terimakasih.

  5. Saya siswa SMK N 1 Batanghari,Jambi.susah banget mta support dr skul.pdhl cm mta surat rekomendasi kepsek.ku gk jd kul deh. . .

  6. 1. Pak, saya mau nanya… saya telat menyerahkan formulir bidik misi ke upi karena di upi pendaftaran beasiswa bidik misi hanya sampai tanggal 15 april. Nah, apakah boleh saya langsung mengrimkan formulir tersebut ke pusat di jakarta dengan telah dilengkapi nomor ujian dari upi tersebut?

    2. Kemudian apabila tidak boleh, saya akan melalui jalur snmptn kemudian lulus. Nah, apakah program bidik misi tersebut boleh jika saya melalui snmptn?
    terima kasih pak.

    • was..salam kenal mas syafii. untuk jadwal tes mengikuti jadwal tes penerimaan di masing2 perguruan tinggi. jadi silahkan mengecek informasi di masing2 kampus. Terima Kasih.

  7. aslm.. saya febri. ,,, jadwal program bidik misi antara penyaringan, tes dan lain2 kr2 kapan? trimakasih…

    • Was…salam kenal febri..Untuk bidik Misi, jadwalnya tergantung jadwal penerimaan mahasiswa baru masing2 perguruan tinggi..karena yang menentukan nanti perguruan tingginya…

  8. assalammualaikum…
    saya maw tanya klo yg udah mask semster 6 apa boleh mndaftar beasiwa ini??
    soalnya saya jg sdg mmbtuhkan dana pddkan..
    terima kasih..

  9. Azkum, mw tnya ne ka’. Qu ga prnah ikt l0mba2/kmpetsi papun, jdi bsa dianggp qu ga pnya prstasi,
    but,qu slalu dpat pringkat 3 bsar dikLas,
    kira2 qu bsa ikuT beasSwa/tdak ya?
    Tankz bf0re…

    • was,,,salam kenal tyas…Peringkat bisa juga prestasi, Tyas coba saja mengajukan dengan memenuhi persyaratan dan mekanisme yang sudah ditulis di halaman ini. Kesempatan untuk mendapatkan beasiswa itu sama. Terima Kasih…

  10. ass …..mau tanya nee kan misal’y law daptar ya leWat oNliNe tooh gemna …???
    terus law ga leWat sekolah gmna ….?
    tolong baLes ya plis
    tian
    083812383821/chame_tyann@yahoo.com

    • was…salam kenal tian..Untuk program beasiswa Bidik Misi itu merupakan kerjasama antara DIKTI dan beberapa PTN yang ditunjuk. Untuk mekanisme pendaftarannya tidak bisa dengan online, harus dikoordinasi oleh pihak sekolah. Tetapi untuk formulir bisa didownload di halaman tersebut. Setelah mengisi formulir, Tian berkoordinasi dengan pihak sekolah terutama kepala sekolah untuk meminta rekomendasi. Setelah semua berkas lengkap, kemudian dikirimkan ke PTN yang ditunjuk dan Tian sudah diterima di PTN tersebut. Terima Kasih.

  11. Assalamu’alaikum w2…
    saya mau tanyA,beasiswa bidik misi itu hanya untuk siswa yang pernah dapat juara (minimal juara 3) tingkat kabupaten ya……..?
    trus yang pernah ikut event tingkat kabupaten tapi gak dapet juara masih boleh ikut gak ya…..?

    • Wa’alaikumsalam…salam kenal tika,,untuk beasiswa bidik misi diperuntukkan bagi siswa yang kurang mampu..mungkin bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi perguruan tinggi untuk siswa-siswi yang mendapatkan juara..Terima Kasih.

  12. ka… pbud ama bidik misi sma aja kh ka..?? lw org mslx msuk lwt pbud.. kra2 bisa dpt bidhk misi jga kh ka..? tks oleh asrul

  13. Assalamu’alaikum,, saya Niken dari Solo,,
    Alhamdulillah saya sudah diterima PMDK di UI.
    tapi biaya pendidikan di sana mahal, belum lagi biaya hidup di kota besar.
    saya kasihan orang tua,,
    tapi kalo PMDK nya nggak diambil, sekolah saya yang di blacklist.
    enaknya gimana ya….?

    prosedur pndaftaran beasiswa harus lewat sekolah ya . . .?
    ga bisa individu. . . .?
    Beasiswa berlaku juga kan untuk penerima PMDK . . . ? prosedurnya sama atau beda?
    Pendaftaran di mulai kapan? sampai kapan . . .?
    Terima kasih, saya tunggu infonya.

    • Wa’alaikumsalam,…salam kenal Niken…Waaahh senangnya kamu bisa diterima di UI.,,Niken, kamu jangan menyerah begitu saja. Kamu harus manfaatkan sebaik2nya kesempatan terbaik ini. Klo boleh tau, kamu diterima di Fakultas apa? Untuk masalah beasiswa, kamu bisa mengikuti beasiswa Bidik Misi dari Depdiknas. Silahkan baca dengan cermat tentang segala persyaratan dan mekanismenya. Minta informasi dari sekolah kamu..Karena beasiswa Bidik Misi memang harus dikoordinasi dari sekolah..Untuk jadwalnya yang menentukan pihak UI, tetapi kamu harus menyiapkan semua persyaratannya terlebih dahulu…Nanti saya cari infonya di UI. Kamu juga bisa ikut beasiswa lainnya,,Di UI sendiri, banyak beasiswa yang ditawarkan. Kamu jangan khwatir. Untuk biaya hidup, ada berbagai cara yang bisa dilakukan, nanti kita bisa sharing…Saya tunggu di Universitas Indonesia ya,…Semangat!!!! :)

      • Alhamdulillah saya di FASILKOM program Ilmu Komputer.
        iya, saya sudah baca tentang beasiswa bidik misi, tapi kok nggak ada keterangan tentang prosedur bagi penerima PMDK ya.
        Formulir yang tersedia juga cuma untuk yang mau ikut tes seleksi.
        ada CP untuk Beasiswa Bidik Misi ini nggak? biar lebih jelas.
        Soalnya di sekolah saya kayaknya belum ada info ato kabar tentang beasiswa ini. Maklum, sekolah terpencil (terlalu tersudut dari kota Solo) hehhehe . . .

        Kalo boleh tau, Mas di UI juga ya? kalo iya, kebetulan donk. sekalian minta info dan bimbingannya. hehhehe

        Makasih banyak, di tunggu info selanjutnya.

        • Oh di fasilkom ya,,,alhamdulillah..saya juga di UI, di Fakultas Ilmu Budaya. klo tentang Bidik Misi, yang saya tahu prosedur untuk PMDK pun sama seperti prosedur penerimaan lainnya asalkan memenuhi persyaratan mereka. Jadi alurnya adalah kamu harus koordinasi dengan pihak sekolah untuk mendaftarkan Beasiswa ini dengan mengisi seluruh dokumen (dokumen bisa didownload), jadi kamu harus pro aktif ke kepala sekolah untuk mendaftarkan diri dan meminta Rekomendasi dari Kepala Sekolah yang memberikan keterangan bahwa pendaftar adalah siswa berprestasi yang orang tua/wali-nya kurang mampu. Kemudian pihak sekolah mendaftar secara kolektif ke UI beserta berkas2 persyaratan. Jadi yang menetapkan kamu menerima beasiswa ini atau tidak adalah pihak UI. Kamu coba minta informasi lebih lanjut via email DIKTI ke kelembagaan@dikti.go.id .Terima Kasih

          • owh, gitu ya mas,,
            kemarin kan kebetulan saya ngisi form BOP Berkeadilan,, nah itu nanti urusannya gimana mas,,
            mending ngajuin salah satu, atau dua-duanya,,
            takutnya, kalo dua-duanya ngajuin, nanti kalo malah nggak di proses pihak UI semuanya gimana,,
            ea deh, nanti Insya Allah saya coba.
            terima kasih banyak mas.

            • Coba kamu ajuin saja dua2 nya…Nanti UI hanya memilih satu kok. BOP Berkeadilan itu seperti subsidi silang..Jadi, yg mampu mensubsidi buat yg g mampu.,,tapi dengan beberapa pertimbangan dan persyaratan…

  14. Ka saya mau tanya untuk cara pendaftaran, saya perlu mendaftar seperti pendaftar umum atau cukup menyerahkan berkas beserta formulir yang sudah diisi, dan ikut tes ujian masuk tidak?

    Saya sudah melengkapi berkas ke sekolah tapi masih bingung mengirim ke perguruan tinggi yang di tuju.
    Terima kasih.

    • Salam kenal Ibnu,,,silahkan dibaca lagi tentang program beasiswa Bidik Misi 2010. Disana sudah dijelaskan dengan detail mekanisme nya. Terima Kasih.

  15. KA… sya kpingin sekali masuk fakultas kedokteran unlam ka.. tapi biaya sya tidak ada ka untuk masuk kedokteran..,
    asal saya dari berau kalimantan timur.. jadi untuk ke BANJAR.. sja sya tidak punya biaya..,, apakah bisa di bantu ka..? dan apakah untuk biaya masuk kuliah disitu semuanya ditanggungi ka..? mohon info nya.. dan terimakasih banyak sebelumnya ka..

    • hai..salam kenal Asrul…Asrul coba saja mengajukan beasiswa BIDIK MISI 2010. Unlam masuk salah satu daftar universitas yang mendapatkan beasiswa Bidik Misi. Silahkan dibaca keterangan di atas untuk mekanisme dan persyaratannya. Konsultasikan dengan pihak sekolah Asrul mengenai beasiswa Bidik Misi ini.Terima Kasih

      • apakah fakultas kedokteran unlam, khususnya PSPD unlam juga ada peluang untuk calon mahasiswa melalui beasiswa bidik misi 2010????
        kalo ada, berapa koutanya????
        tolong di balas

  16. kalo yang udah masuk smester 2 boleh ikut daftar gak??

    soalnya jg btuh beasiswa ini..

    terimaksh

    • salam kenal indah…kalau tidak salah beasiswa ini khusus diperuntukkan bagi mahasiswa baru. Untuk lebih jelasnya silahkan menghubungi kontak di halaman tersebut

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s